berbeda jauh dengan filsafat barat yang dianggap menyisikan manusia dari kehidupannya, para pemikir islam, ketika berbicara tentang manusia tidak semata-mata karena unsur jasmani dan akalnya.
Maaf, tolong dan terima kasih adalah saru rangkaian "kata ajaib". keberadaannya mungkin sangat remeh, tetapi kekuatannya sungguh luar biasa, jika kata ajaib ini diucapkan dengan cara yang benar dan tepat waktunya, ia mampu mengubah lawan menjadi kawan; mengubah benci menjadi cinta; bahkan menyulap amarah menjadi kasih sayang.